Teks Khutbah Jumat, Keburukan dan Kebaikan Lisan

  • Whatsapp
Teks Khutbah Jumat Tentang Lisan, Keburukan dan Kebaikan Lisan
Teks Khutbah Jumat Tentang Lisan, Keburukan dan Kebaikan Lisan

Berikut ini adalah contoh teks khutbah jumat dengan tema keburukan dan kebaikan lisan

bagi yang ingin teks khutbah PDF silahkan ambil di sini

Khutbah Jumat Menjaga Lisan, Bahaya Lisan

الحَمْدَ لِلهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُه، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَه، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إله إِلَّا اللهَ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أّنَّ سَيِدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُه، اللهم صَلِّ عَلَى سَيِدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّم، أَمَّا بَعْدُ، فَيَا مَعَاشِرَ المُسْلِميْنَ، اتَّقُو اللهَ “اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ”

Allah berfirman dalam Surat Al-Isra ‘, ayat tiga puluh enam

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ ۚ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا

“Dan janganlah kau ikuti apa yang tidak kamu ketahui. Sungguh, pendengaran, penglihatan dan hati – tentang semua [satu] itu akan dipertanyakan ”

 

Mulut, atau lisan atau lidah adalah bagian bagian dari tubuh manusia yang kita gunakan untuk berbicara dengan orang-orang. Allah ciptakan mulut ini untuk kita hanya sebagai titipan. Allah menitipkan mulut kita kepada kita dalam kondisi yang tidak pernah ternoda dengan cemoohan, penghinaan, dan segala dosa mulut lainnya. Allah menitipkan lisan ini dalam kondisi yang bersih dari itu semua, kelak, Allah akan mengambil kembali apa yang telah ia titipkan, dan kita harus bertanggungjawab dengan apa yang telah dikatakan mulut kita (selama di dunia).

Allah menciptakan mulut ini untuk terus menyebut nama-Nya, juga terus berdzikir kepada-Nya, untuk difungsikan menjadi sesuatu yang bermanfaat, Bukan untuk mengejek, bukan untuk berbohong, bukan untuk mengadu domba, memfitnah dan Bukan untuk bertutur kata-kata tidak pantas lainnya, dan sebagainya. Bayangkan jika bibir ini, lidah ini, lisan ini, mulut ini berbicara buruk, selalu digunakan untuk ucapan keji, lalu kemudian setelah itu kita gunakan untuk berzikir dan  menyebut nama Allah yang Maha Agung , sekarang pertanyaan nya pantas atau tidak, Apakah ini pantas? Tentu tidak!

Begitu pula jika kita membiasakan diri kita untuk selalu membasahi mulut kita, lisan kita, bibir kita dengan sholawat dan istigfar, serta bacaan bacaan lainnya, maka sejatinya kebaikan lisan tersebut akan membantu kita, menjauhkan diri kita dari segala keburukan lisan, ibarat pisau yang sangat tajam, ia bisa digunakan untuk kebaikan, juga bisa digunakan untuk keburukan, jika ia disibukkan dengan kebaikan maka akan dijauhkan dari keburukan.

Jadi hendaknya setiap Muslim berkata sebagaimana perintah Sang Nabi Muhammad saw , beliau bersabda:

المُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ المُسْلِمُوْنَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ وَالمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى اللهُ عَنْهُ

“Seorang Muslim adalah orang yang tidak menyakiti Muslim lainnya dengan lidah atau tangannya. Dan seorang Muhajir (orang yang berhijrah) adalah orang yang meninggalkan semua yang dilarang oleh Allah ”

Nabi Muhammad saw melarang kita dari banyak bicara, beliau bersabda:

لاَ تُكْثِرُوا الْكَلاَمَ بِغَيْرِ ذِكْرِ الله فَإِنَّ كَثْرَةَ الْكَلاَمِ بِغَيْرِ ذِكْرِ الله قَسْوَةٌ لِلْقَلْبِ وَإِنَّ أَبْعَدَ النَّاسِ مِنَ اللهِ الْقَلْبُ الْقَاسِي (رواه الترمذي)

“Jangan terlalu banyak bicara tanpa mengingat Allah. Sungguh berbicara berlebihan tanpa mengingat Allah dapat mengeraskan hati. Dan sejauh-jauhnya seseorang dari Allah adalah yang keras hatinya.”

Dampak berbahaya dari kekerasan hati adalah tidak dapat dinasihati. Jadi, daripada banyak berbicara hal-hal yang tidak penting, lebih baik tetap diam, karena diam selalu merupakan pilihan yang bijaksana daripada membuat orang lain kesal karena ulah lisan kita.

Nabi Muhammad saw juga mengatakan:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاليَومِ الآخِرِ ، فَلْيَقُلْ خَيْراً أَوْ لِيَصْمُتْ

“Siapa pun yang beriman pada Allah dan hari kiamat, hendaknya ia berbicara hal-hal baik atau tetap diam”

 

Diam itu bijak, dan hanya sedikit yang melakukannya, karena mulut itu adalah kriteria kebaikan, moralitas, juga kunci ke surga. Mengapa demikian? Karena Nabi Muhammad saw, pernah berkata, oleh Sahal bin Saad, hadis diklasifikasikan sebagai Muttafaq ‘Alaih:

مَنْ يَضْمَنْ لِي مَا بَيْنَ لَحْيَيْهِ وَمَا بَيْنَ رِجْلَيْهِ أَضْمَنْ لَهُ الْجَنَّةَ

“Siapa pun yang dapat menjamin padaku untuk menjaga kesucian antara rahangnya (lidah) dan apa yang ada di antara kedua kakinya, kujaminkan padanya surga”

Kehormatan siapa pun harus dijaga. dengan menghina, mengejek, bergosip, menentang, memfitnah orang lain itu artinya kita sama saja dengan menodai kehormatan mereka.

Semoga Allah berikan kita taufiq dan hidayahnya untuk selalu menjaga tutur kata kita, untuk selalu menjaga lisan kita dan semoga kita selalu membiasakan dan membasahi lisan kita dengan sholawat, istighfar dan amalan amalan lainnya.

 

 

إِنَّ أَحْسَنَ الكَلَام، كَلَامُ اللهِ المَلِكِ العَلَّام، وَاللهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالِى يَقُوْلُ وَبِقَوْلِهِ يَهْتَدِى المُهْتَدُوْنَ، وَإِذَا قُرِئَ القُرْآنُ فَاسْتَمِعُوْا لَهُ وَأَنْصِتُوا لَعَلَّكُم تُرْحَمُوْنَ

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْم، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

فَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَّرَهٗۚ  ،وَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَّرَهٗ ࣖ

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي القُرْآنِ العَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ  بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الحَكِيْمِ، وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُم تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْم، أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْم لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ المُسْلِمِيْنَ فَاسْتَغْفِرُوْهُ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم

 

 

 

 

Khutbah Jumat Kedua

الحَمْدُ لِلهِ حَمْدًا كَمَا أَمَر، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إله إِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، إِرْغَامًا لِمَنْ جَهَدَ بِهِ وَكَفَر، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ الخَلَائِقِ وَالبَشَر، اللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ مَا اتَّصَلَتْ عَيْنٌ بِالنَّظَر وَأُذُنٌ بِالخَبَر، أَمَّا بَعْدُ : فَيَا مَعَاشِرَ المُسْلِمِيْنَ

اتَّقُوا اللهَ تَعَالَى وَذَرُوْا الفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَن وَحَافِظُوا عَلَى الطَّاعَةِ وَحضُوْرِ الجُمْعَةِ وَالجَمَاعَةِ،وَاعْلَمُوا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِه وَثَنَّى بِمَلَائِكَةِ قُدْسِهِ فَقَالَ تَعَالَى وَلَمْ يَزَلْ قَائِلًا عَلِيْمًا إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِي يَأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيْمًا،اللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، اللهم ارْضَ عَنِ الخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ الَّذِيْنَ قَضَوْا بِالحَقِّ وَكَانُوا بِهِ يَعْدِلُوْنَ، سَادَاتُنَا أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ وَعَنْ سَائِرِ أَصْحَابِ رَسُوْلِكَ أَجْمَعِيْنَ وَعَنِ التَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْن.

اللهم أَعِزَّ الإِسْلَامَ وَالمُسْلِمِيْنَ وَأَعْلِ كَلِمَتَكَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، اللهم انْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ المُسْلِمِيْنَ، اللهم أَهْلِكِ اليَهُوْدَ وَالنَّصَارَى وَالكَفَرَةَ وَالمُشْرِكِيْنَ، اللهم آمِنَّا فِي دُوْرِنَا وَأَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِنَا، وَاجْعَلِ اللهم وِلَايَتَنَا فِيْمَنْ خَافَكَ وَاتَّقَاكَ، اللهم ادْفَعْ عَنَّا الغَلَاءَ وَالوَبَاءَ وَالرِّبَا وَالزِّنَا وَالزَّلَازِلَ وَالمِحَنَ، وَسُوْءَ الفِتَنِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، عَنْ بَلَدِنَا الخَاصَّةِ وَعَنْ سَائِرِ بِلَادِ المُسْلِمِيْنَ عَامَّةً يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ، اللهم اغْفِر لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمُسْلِمَاتِ وَالمُؤْمِنِيْنَ وَالمُؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ واَلأَمْوَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.

مَعَاشِرَ المُسْلِمِيْنَ

إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِيْ القُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالمُنْكَرِ وَالبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، فَاذْكُرُوا اللهَ العَظِيْمَ يَذْكُرْكُم، وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَر.

 

 

 

 

 

 

 

Untuk Download Teks Khutbah Secara Lengkap Silahkan Klik

Teks Khutbah Jumat Singkat

Khutbah Jumat ini terinspirasi dari kitab Dalilus Sailin

Semoga bisa Update selalu setiap minggunya, untuk yang ingin selalu menyimak Update silahkan Klik t.me/hilyah_nur

Untuk Usulan Tema Tema Khutbah silahkan Berkomentar di IG @Hilyah_Nur atau di Web hilyah.id,

Jika khutbah ini kepanjangan atau terlalu pendek silahkan  diedit sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan public sekitar.

Jika ada kebaikan dan pahala dalam penulisan teks khutbah ini semoga bisa menjadi amal jariah untuk orang tua,  keluarga dan Para Guru, terima kasih banyak sudah share

Saya kumpulkan teks khutbah ini juga secara khusus pada web silahkan kunjungi

Khutbah Jumat

atau telegram https://t.me/khutbahjumatpdf

Mohon Maaf jika ada kesalahan diksi kata maupun penulisan, terima kasih banyak

 

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *