Cara Cepat Menguasai Bahasa Arab, part 1

  • Whatsapp
Hilyah web hilyah youtube hilyah blog hilyah hilyah
Hilyah web hilyah youtube hilyah blog hilyah hilyahHilyah, Belajar Bahasa Arab, Menerjemahkan Bahasa Arab

Assalamualaikum Wr Wb,

Apa kabar semua ?, semoga sehat selalu, sebenarnya disini kalian tidak akan hanya belajar bahasa arab, namun belajar cara yang tepat untuk mengoptimalkan potensi kalian dalam belajar bahasa arab ?, saya akan mengajarkan pemikiran pemikiran sederhana yang mungkin tidak terbesit di pikiran kalian, atau pernah kalian lakukan namun tidak dalam renungan yang dalam, masih inget cara belajar kita ?

Read More

  1. Dicatat
  2. Dihafal  
  3. Diucapkan

Kalian adalah peserta pertama bagi kursusan saya, maka bagi saya kalian martabak special, sangat special bagi saya, hehehe,.,.

Saya punya banyak rahasia rahasia jitu untuk mengoptimalkan potensi bahasa, sedikit bocoran untuk kalian, sungguh beruntunglah kalian, hehehei,.,

Tips Trik Cepat Berbicara Bahasa Arab

Jika tips dan trik ini berhasil, maka itu karena kesungguhan kalian belajar, saya cuma perantara, kalian yang sungguh sungguh kemudian Allah yang mengabulkan impian kalian untuk bisa bahasa arab, bertahap, pelan tapi pasti, saya yakin kalian akan ada perkembangan selalu, terutama dalam bahasa arab atau potensi lainnya

Oke saya akan cerita, percaya atau tidak, saya dulu tidak bisa bicara, maksudnya gini, saya dulu tidak bisa bicara lancar dan trestruktur dengan rapi, bahkan kata yang saya pilih pun hanya sebatas seadanya, saya sejak kecil tumbuh sebagai anak pendiam, sangat pendiam, jika di tongkrongan anak seumuran, yang lain pada ngobrol, saya bagian habisin cemilan tongkrongan hahaha,

Sejatinya saya tidak pendiam, saya berbicara, bahkan cerewet dan kritis namun itu hanya di otak saja, tidak pernah terucapkan di mulut, mungkin kamu pernah merasakan di Level itu, ada hal unek unek di hati yang sulit untuk dirangkai kata.

Akhirnya suatu saat, umur 17 tahun, saya dimarahin senior “Hanif !!, Kamu itu pinter, tapi ga bisa ngomong  belajar ngomong dong, bagaimana nanti kamu ngajar dan menyampaikan ilmu, kalau kamu ga bisa ngomong, percuma dong punya ilmu”, akhirnya saya bilang “gimana caranya?”, ketika ditanya begitu, dia merasa menoleh kanan kiri sebagai tanda kebingungan, akhirnya dia semacam mendapatkan inspirasi, saya pun belajar ngomong dengan metode unik yang dia ajarkan, yak saya semacam jadi kelinci percobaan dia, karena ini cara aneh yang baru dia temukan hehehei,

Dia robek sebuah Koran, menjadi kertas kecil, dia bilang

“Hanif !, baca satu atau dua faragraph !!’, saya pun membaca, dia pun bilang

“Kerasin suaranya, jangan baca dalam hati !”, padahal saya sudah membaca hanya mungkin suara saya terlalu pelan,

Setelah saya membaca satu hingga tiga paraghrap pendek dia pun langsung mengambil lembaran kertas itu, sambil berucap dengan nada marah (maklum senior galak).

“Hanif !!, kamu jelaskan yang kamu baca, dengan bahasa kamu sendiri, tanpa harus mengingat kata per kata dari isi kertas, ayoo ngomong sekarang”

Saya pun menjelaskan

Bla bla bla bla bla (anggaplah kesimpulan tiga paragraph selesai),

Seniorku bilang  “Nahh itu, lihat kamu sudah bisa ngomgong !, jangan bilang ga bisa, sering sering latihan !!,kalau baca novel atau bacaan lainnya sesekali pakai suara, atau bibir bergerak sedikit” ucap beliau dengan nada galak.

Sekarang cara kedua, kamu perhatikan sekitarmu, kalau ada yang ngomong, perhatikan omongan mereka kemudian tiru !, dan praktekkan ke teman lainnya,

Saya pun mulai melakukan misi, misi paling aneh untuk melejitkan potensi bicara saya, saya melihat dua sahabat saling bertemu dan mengucapkan

Ahlaaaaan yaaa akhiii, keif khaaluk !, maa roituka mundzu zamaaan, ana musytaaq ilak (pakai bahasa arab, karena di pesantren saya Dalwa wajib bahasa arab, yang artinua :Ahlaaan saudaraku, gimana kabar, aku tidak melihatmu sejak lama, ane kangen sama nt), saya pun mempraktekkannya, ohhh jadi ini metode copy paste versi komunikasi / speaking hahaha,

Bodohnya saya ketika itu adalah, mungkin saya terlalu overdosis semangat, saya mempraktekkannya kepada teman yang satu jam lalu saya temui, itu pun kami sekamar saban hari ketemu, saya masuk kamar dan teriak ke salah satu teman

Ahlaaaaan yaaa akhiii, keif khaaluk !, maa roituka mundzu zamaaan, ana musytaaq ilak (Ahlaaan saudaraku, gimana kabar, aku tidak melihatmu sejak lama, ane kangen sama nt),

Teman kamarku lantas menjawab “Nifff, kenapa kamu ?, kamu ngelantur”, teman teman lainnya tertawa merasa ada yang aneh dalam prilakuku, hahahaha, akward moment dalam hidupku, hehehei

Saya pun sungguh sungguh belajar, belajar ngomong, bahkan ucapan ucapan yang ada di buku novel atau ucapan bagus lainnya, saya tulis di buku, kemudian saya “suarakan” pengucapannya, dengan gaya saya sendiri, hingga akhirnya saya ada karakter baru ketika berbicara,  bahkan setiap menghafal kosa kata apapun, bahasa Indonesia, bahasa arab, bahasa inggris, baik yang sastra maupun yang modern.

Kesimpulan cerita adalah (saya suka menyimpulkan cerita hehehei),

Pertama, Membaca, menghafal, atau menulis kosa kata baru, sambil lidah kita berucap juga, ada suara yang keluar dari mulut kita.

Kedua, suatu saat kalian akan menemukan sosok yang berbicara (bahasa arab, indonenisa ataupun inggris, atau bahasa lainnya), perhatikan gaya bicaranya, cara penyampaiannya, maka kalian juga akan merasakan nuansa kemampuan bahasa yang ia miliki, nanti pasti akan saya jelaskan untuk metode kedua ini, sekiranya bisa difahami dari cerita saya.

Saya ingetkan lagi, cara belajar kita

  1. Dicatat
  2. Dihafal  
  3. Diucapkan

Oke, yang belum kenal dengan saya, nama saya Nur Hanifansyah, Hanif,

Bisa dipanggil Mas hanif, atau kak Hanif, silahkan, terima kasih yang sudah memfotokan catatan catatannya dan tugas tugasnya,.

Semoga cerita dan bimbingan saya membuka potensi terpendam kalian untuk menguasai bahasa arab / bahasa apapun

Jangan Lupa Share klik
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *