cara meningkatkan keimanan kepada allah dalam kehidupan sehari hari

  • Whatsapp

cara meningkatkan keimanan kepada allah dalam kehidupan sehari hari dala

 

Sebagaimana yang kita pelajari dalam agama Islam

Nabi Muhammad diutus untuk membawa kebahagiaan, keamanan, kesejahteraan dan ketentraman. Dan Nabi Muhammad telah menjelaskan kepada kita bahwasanya yang namanya kebahagiaan, keamanan, kesejahteraan dan kesentosaan tidak akan mungkin diraih kecuali dengan keimanan dan keyakinan.

Nabi telah menjelaskan kiat-kiat bagaimana kita menguatkan keimanan dan keyakinan kita sehingga kita menjadi seseorang yang penuh dengan kebahagiaan walaaupun orang melihat kita dalam keadaan sengsara. Penuh dengan keamanan, kesejahteraan dan kesentosaan, walaupun mata mereka melihat kita tidak demikian, adalah dengan melakukan beberapa hal dibawah ini:

1. Membiasakan diri kita untuk mendengar dan membaca Al-Qur’an al-karim serta hadits-hadits Nabi Muhammad dengan cara memahami dan mengkaji serta meneliti makna dan hakikat daripada apa yang kita baca. Baik yang terkait dengan keagungan Allah , serta kesempurnaan dan sifat-sifat mulia yang lainnya terkait dengan sifat Allah didalam mengurusi semua makhluknya sendirian tanpa bantuan seorangpun.

Dan juga terkait dengan sifat para Rasul dari mulai kebenarannya, kejujurannya, kesempuranaannya dan apa yang telah Allah berikan dan anugerahkan dari berbagai macam mu’jizat serta pembelaan Allah terhadap mereka dari tipuan-tipuan dan kejahatan-kejahatan umatnya

Serta apa yang Allah berikan kepada para penentang Nabi dan Rosul yang pernah diutus oleh Allah dari berbagai macam adzab dan bala’ yang terjadi kepada mereka sebagaimana hal itu diceritakan didalam Al-Qur’an maupun hadits.

Yang demikian itu semuanya adalah untuk menambah keimanan dan keyakinan kita kepada Allah Yang mampu dan berkuasa untuk melaksanakan semua kehendak-Nya dan semua keinginan-Nya. Serta menguatkan keyakinan kita bahwasanya apa yang kita dapatkan dari Nabi Muhammad sebagaimana apa yang didapatkan oleh umat-umat terdahulu dari para Nabinya dan Rasulnya yang benar-benar taat serta mengikuti aturan daripada Nabi Muhammad ,

berarti juga akan senasib seperti mereka para umat-umat terdahulu yang mengikuti dan menjunjung tinggi serta membela Rasul-Rasul mereka. Begitu pula dengan banyak menyimak, mengkaji, menghayati dan berusaha memahami ayat-ayat Al-Qur’an maupun hadits Nabi yang terkait dengan terjadinya hari kiamat serta seputar kejadian pada hari akhir yang menjelaskan tentang adanya hari mahsyar, hari pembalasan, mizan, sirath, dan juga keadaan-keadaan yang sangat menakutkan dan genting yang terjadi pada semua manusia di padang mahsyar.

Begitu pula balasan-balasan yang akan diterima oleh hamba-hamba Allah, baik dari kalangan orang-orang yang tunduk kepada agama, begitupula sebaliknya, mereka-mereka yang pantas untuk mendapatkan adzab daripada Allah .

Yang demikian itu adalah untuk meyakinkan diri bahwasanya apa yang kita lakukan daripada kebaikan, pasti akan dibalas dan diganjar pula dengan kebaikan, dan kebahagiaan di dunia, serta ridho dan kebahagiaan di akhirat kelak. Dan ini semua berlandaskan pada firman Allah serta anjuran-Nya di dalam Al-Qur’an :
قال الله تعالى : أَوَلَمْ يَكْفِهِمْ أَنَّا أَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ يُتْلَى عَلَيْهِمْۚ (العنكبوت: 51)
Dan apakah tidak cukup bagi mereka bahwasanya Kami telah menurunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) sedang dia dibacakan kepada mereka? (Q.S. Al-Ankabut:51)

Jangan Lupa Share klik

Leave a Reply

Your email address will not be published.